Barusan saya mendengar sebuah gagasan yang menarik tentang pengembangan diri. Sepenangakapan saya, inti dari gagasan tersebut adalah mengembangkan diri sepenuhnya seperti apa diri itu ada. Secara lebih sederhana adalah mengembangkan diri sesuai dengan karakter masing masing.
Dalam gagasan yang disampaikan tentang kepribadian introvert dan ekstrovert. Lingkungan saat ini mayoritas lebih menghargai orang dari tindakannya, dan kurang menghargai orang dari pemikiran dan perenungannya. Bagi saya sendiri hal ini benar, tapi bukan berarti bahwa kita harus sepenuhnya menghargai orang dari pemikirannnya. Maksudnya mungkin adalah, seseorang dinilai tidah hanya dari tindakan tapi juga pemikirannya.
Dalam memilih pemimpin dalam suatu organisasi, seringkali yang dipilih sebagai pemimpi adalah orang yang banyak kerja, yang paling aktif, paling sering muncul dan paling sering bicara. Intinya adalah bahwa yang sering terpilih adalah orang yang ekstrovert. Lalu, apakah berarti semua orang harus ekstrovert ? Lalu bagaimana orang introvert harus bertindak ? Apakah sifat introvert adalah sifat yang negatif ?
Dalam penyampaina yang saya dengarkan dari pemateri, ternyata ada saja pemimpin-pemimpin yang sifatnya introvert yang berhasil dalam kepemimpinannya. Sebut saja Elanor Rosevelt dan lain lainnya. Lalu ada satu hal lagi, salah satu hal yang dominan dari orang yang introvert adalah menyendiri. Tapi lihat, para utusan (Nabi dan Rosul) mereka sering menyendiri dan merenung tentang berbagai hal. Dan pada akhirnya mereka mendapat pencerahan (wahyu). Bukankah berarti sifat introvert itu merupana sebuah karunia, karena mereka benar-benar berpikir sebelum bertindak. Namun sifat ekstrovert juga karunia, mengapa ?
Karena orang yang introvert mungkin akan lebih cenderung menyukai orang yang ekstrovert (he he he ).
Yang jelas dunia ini butuh orang yang selalu bertindak cepat dan terbuka yang kebanyakan dimiliki orang ekstrovert. Dan yang jelas pada kedua sifat tersebut selalu ada kelemahan dan kelebihannya. Jadi, jangan takut jadi introvert dan jangan takut jadi ekstrovert. Kembangkan dirimu seutuhnya.
0 komentar:
Posting Komentar