Suatu ketika saya melihat seorang kakek kakek mengambil air dari selokan yang kotor dengan ember. Pakaian kakek itu kotor dan compang-camping. dalam benak saya saya berpikir, "Dasar orang gila, air selokan kok dibuat mainan". Lalu tiba tiba terlintas dalam benak saya suatu keyakinan bahwa, semua yang kita lihat adalah sebuah potongan adegan dari sebuah film, kita sangat sedikit tahu cerita utuh dari film itu, atau bahkan tidak tahu sama sekali.
Mari kembali ke cerita di atas. Mari kita berangan bebas tentang kakek tadi. Mari kita buat beberapa kemungkinan. Kemungkinan pertama, kakek tadi sedang mengambil air untuk menyiram jalan yang kering dan berdebu. Berarti kakek ini adalah kakek yang peduli dengan orang lain. Kemungkinan kedua, Kakek ini sedang mencari mainan cucunya yang hanyut di selokan tersebut. Ini berarti kakek tersebut adalah orang yang penyayang. Kemungkinan ketiga, kakek itu sedang akting untuk sebuah acara TV dan menunggu seseorang untuk menolongnya. Kemungkinan keempat, kakek itu memeng gila.
Dari semua kemungkinan di atas, semuanya adlah mungkin. Malah kadang, sesuatu yang bagi kita paling tidak mungkin malah itulah yang benar. Jadi menurut saya, untuk menyikapi semua yang kita lihat adalah bertindak secara wajar saja. Berusahalah untuk selalu berpikir positif. Jauhi benar-benar untuk bertindak emosional atas semua yang ada. Karena kita hanya melihat potongan film saja. Kita belum tahu alur cerita sesungguhnya.Jadi katakan saja sesuatu itu terjadi. Cukup. Jangan di tambah. Yanga jelas semua ada hikmahnya kan ?

0 komentar:
Posting Komentar